PEPAYA
Pepaya (Carica papaya L.), atau betik adalah tumbuhan yang diperkirakan berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan. Menurut sejarahnya, tanaman pepaya berasal dari Amerika Tengah. Beberapa literatur memastikan bahwa plasma nutfah tanaman pepaya berasal dari Meksiko dan Costa Rica. Para pedagang Spanyol berjasa dalam menyebarluaskan tanaman pepaya dari kawasan Amerika ke berbagai negara di dunia. Pepaya kini telah menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. C. papaya adalah satu-satunya jenis dalam genus Carica. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja", yang pada gilirannya juga mengambil dari nama bahasa Arawak, "papaya". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang".
Bentuk dan susunan tubuh bagian luar tanaman pepaya termasuk tumbuhan yang umur sampai berbunganya dikelompokkan sebagai tanaman buah-buahan semusim, namun dapat tumbuh setahun lebih. Sistem perakarannya memiliki akar tunggang dan bercabang yang tumbuh mendatar ke semua arah pada kedalaman sekitar 1 meter dan menyebar 60-150 cm atau lebih dari pusat batang tanaman. Batang tanaman berbentuk bulat lurus, di bagian tengahnya berongga, dan tidak berkayu. Ruas-ruas batang merupakan tempat melekatnya tangkai daun yang panjang, berbentuk bulat dan berlubang. Daun pepaya bertulang menjari, dengan warna permukaan atas hijau tua, sedangkan permukaan bagian bawahnya berwarna hijau muda, terkumpul di ujung batang.
Sistem perakarannya memiliki akar tunggang dan bercabang yang tumbuh mendatar ke semua arah pada kedalaman sekitar 1 meter dan menyebar 60-150 cm atau lebih dari pusat batang tanaman. akar lembaga tumbuh terus menjadi akar pokok yang bercabang-cabang menjadi akar-akar yang lebih kecil. Akarnya tidak berkayu, oleh karena itu membutuhkan tanah yang gembur, serta cukup air pada musim kemarau dan sedikit air pada musim hujan (agar air tidak menggenang).
Pada umumnya batang pepaya (Carica papaya L.) memiliki batang yang bulat lurus, berbuku-buku (beruas-ruas). Di bagian tengahnya berongga atau berlubang, tidak berkayu, dan berwarna hijau. Ruas-ruas batang merupakan tempat melekatnya tangkai daun. Permukaan batang tanaman pepaya yaitu licin. Biasanya tanaman ini berbatang satu, dan baru bercabang bila dipotong pucuknya. Mengandung banyak getah dan air, getah ini terdapat pada semua bagian tanaman kecuali pada akar dan biji. Tinggi tanaman mencapai 5-10 m.
Daun merupakan tumbuhan yang penting dan umumnya tiap tumbuhan mempunyai sejumlah besar daun. Daun pepaya merupakan daun tunggal, berukuran besar, menjari, bergerigi dan juga mempunyai bagian-bagian tangkai daun dan helaian daun (lamina). Daun pepaya mempunyai bangun bulat atau bundar, 8 ujung daun yang lancip, tangkai daun panjang dan berongga. Permukaan daun licin sedikit mengkilat. Dilihat dari susunan tulang daunnya, daun pepaya termasuk daun-daun yang bertulang menjari. Daunnya berkumpul di pucuk batang.
Buah berkulit tipis, tidak mudah dilepas dari daging buah. Daging buah tebal, bijinya banyak. Kulit buah berwarna hijau kalau buah masih muda dengan biji berwarna putih. Kulit buah berubah warna menjadi kuning, merah oranye sampai oranye bila buah sudah masak atau rasanya sedikit manis sampai manis sekali dengan biji-biji berwarna hitam.
Secara umum terdapat dua jenis pepaya yang biasanya ditanam. Yang satu memiliki daging yang manis, merah atau oranye, dan yang lainnya memiliki daging kuning; di Australia, pepaya ini masing-masing disebut "pepaya merah" dan "pepaya kuning". Namun apa pun jenisnya, buah pepaya yang dipetik hijau kerap disebut "pepaya hijau". Pepaya 'Maradol', 'Sunrise', dan 'Caribbean Red' berbuah besar berbuah merah yang sering dijual di pasar AS umumnya ditanam di Meksiko dan Belize. Pada tahun 2011, peneliti Filipina melaporkan bahwa dengan hibridisasi pepaya dengan Vasconcellea quercifolia, mereka telah mengembangkan pepaya yang kebal terhadap virus ringpot pepaya.
Pepaya memiliki manfaat yang banyak karena pepaya banyak mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, pepaya juga memperlancar pencernaan bagi yang sulit buang air besar. Di beberapa tempat buah pepaya setengah matang dijadikan rujak buah manis bersama dengan buah bengkuang, nanas, apel, belimbing, jambu air. Getah buah pepaya juga tergolong mahal karena getah pepaya bisa diolah menjadi tepung papain yang berguna bagi kebutuhan rumah tangga dan industri. Pada pengobatan herbal pepaya dapat mencegah kanker, sembelit, kesehatan mata.



Comments
Post a Comment